Peningkatan Kesehatan Untuk si Miskin
04.50
![]() |
| by: google |
Sehat Milik Bersama
Kesehatan adalah hal
yang sangat penting bagi setiap orang. Jika
seseorang sedang sakit maka bisa dipastikan dia tidak akan dapat beraktivitas seperti biasa. Sehingga jika kita merasa kurang enak badan, kita
perlu sesegera mungkin memeriksakan kesehatan. Tapi, yang menjadi masalah
adalah ketika saat kita sakit kita tak sesegera mungkin mendapat pelayanan
kesehatan. Terlebih lagi bila pelayanan kesehatan yang kita terima kurang baik.
Seharusnya setiap orang berhak mendapat pelayanan
kesehatan dengan baik. Tanpa memandang
status sosial: kaya, miskin, tua, muda berhak
mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Tiadanya pelayanan
kesehatan yang baik dapat berpengaruh
pada kelangsungan hidup seseorang.
Namun, tampaknya rasa memanusiakan di rumah sakit
masih jauh dari yang diharapkan. Karena dalam praktiknya pelayanan kesehatan
masih membedakan status sosial. Belum lagi dengan syarat-syarat yang banyak dan di buat seakan ribet
juga sering dialami saat si miskin ingin berobat. Lalu, pertanyaannya adalah
Bukankah seharusnya
pelayanan kesehatan layak untuk diberikan secara merata untuk siapa saja? Jika
hanya uang yang menjadi orientasi, lalu bagaimana nasib rakyat kecil di negeri
ini?
Negara Indonesia memiliki
jumlah penduduk miskin sebanyak 29.13 juta jiwa dan 15,83
juta jiwa adalah berada di Pulau Jawa. Maka pantaslah jika peningkatan
pelayanan di pulau jawa ini perlu
ditingkatkan. Namun sayangnya peningkatan pelayanan kesehatan hanya untuk masyarakat yang
mampu saja dan tidak mempedulikan menggampangkan
masyarakat miskin.
Selain itu buruknya pelayanan kesehatan juga terjadi di luar Pulau Jawa, bahkan di
pelosok-pelosok, hingga perbatasan-perbatasan negeri ini. Mereka yang
terpinggirkan membutuhkan pelayanan yang lebih baik. Dan bukan pelayanan saja,
masyarakat miskin juga membutuhkan perbaikan akses menuju rumah sakit, posko-posko kesehatan yang lebih
memadai, dan juga kualitas pelayanan yang baik dan ramah dari petugas kesehatan harus diperbaiki lebih dulu. Karena petugas kesehatan
yang ada saat ini saya rasa kurang sepenuhnya dalam bekerja. Mereka masih
bekerja dengan kebutuhan uang semata, tidak benar-benar ingin menolong. Ketika saya mengunjungi beberapa rumah sakit, saya masih
melihat diskriminasi dalam hal pelayanan kesehatan.
Orang-orang miskin yang datang hanya
dengan membawa berkas tanpa uang, dikesampingkan
petugas dan mendahulukan orang yang mampu membayar. Lalu bagaimana jika yang lebih parah adalah penyakit
yang diderita si miskin?
Padahal inilah
yang membuat masyarakat kecewa dengan kinerja pemerintah, khususnya di bidang kesehatan. Belum lagi upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan
kepada warga miskin melalui Jamkesmas masih belum dapat terealisasi dengan
baik. Banyak pasien pengguna Jamkesmas masih saja dipersulit dengan urusan
administrasi.
Seharusnya pemerintah
perlu memberikan perhatian khusus dalam menangani masalah ini. Hal ini karena
kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Sehingga negara wajib memberikan jaminan kesehatan kepada
warganya, termasuk warga miskin.
Tujuan nasional
bangsa ini adalah mensejahterahkan rakyatnya. Sedangkan salah satu aspek kesejahteraan adalah kesehatan. Lalu,
bagaimana kesejahteraan dapat tercipta tanpa adanya pelayanan kesehatan yang
baik? Saya pikir banyak sekali upaya yang musti dilakukan oleh pemerintah dalam
menangani masalah kesehatan.
Apalagi di negara berkembang seperti Indonesia ini. Peningkatkan kualitas kesehatan dan peningkatan rasa kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan
adalah hal yang mutlak.
Pada hakikatnya
kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang membuat
sesseorang produktif dalam melakukan berbagai macam kegiatan. Sedangkan bagi
masyarakat miskin, kesehatan yang baik dapat membuat mereka mampu meningkatkan
taraf hidup mereka dengan bekerja.
Maka dengan demikian
dapat dikatakan jika kesehatan merupakan salah satu kunci untuk mulai melakukan
segala kegiatan seseorang. Karena merupakan sesuatu yang penting, pemeliharaan
kesehatan juga perlu digerakkan pada berbagai kalangan, pada khususnya kalangan
menengah ke bawah. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya yang dilakukan untuk
mencegah dan menanggulangi gangguan kesehatan. Hal ini dapat dilakukan dengan
pemeriksaan, pengobatan juga perawatan.
Sedangkan untuk warga miskin saya rasa ada sedikit tambahan khusus. Yaitu
adanya penyuluhan tentang kesehatan. Ini semua juga dapat meminimalisir tingkat
warga miskin yang gagap kesehatan.
Tidak ada yang lebih
membahagiakan jika dapat menjalankan segala aktifitas dengan tubuh yang sehat.
Menikmati udara, bebas memakan apapun tanpa harus merasakan pahit di lidah. Menjaga serta memperbaiki segala apa yang Tuhan
anugrahkan kepada kita, kesehatan salah satunya. Lalu memanusiakan si miskin layaknya mereka
yang berduit nampaknya akan menambah harmoni kebahagiaan hidup ini.

0 komentar